Game Engine
Game Engine adalah sistem perangkat lunak yang dibuat dan dirancang untuk menciptakan dan pengembangan video game. Ada banyak mesin permainan yang dirancang untuk bekerja pada konsol permainan video dan sistem operasi desktop seperti Microsoft Windows, Linux, dan Mac OS X. fungsionalitas inti biasanya disediakan oleh mesin permainan mencakup mesin render ( “renderer”) untuk 2D atau 3D grafis, mesin fisika atau tabrakan (dan tanggapan tabrakan), suara, script, animasi, kecerdasan buatan, jaringan, streaming, manajemen memori, threading, dukungan lokalisasi, dan adegan grafik. Proses pengembangan permainan sering dihemat oleh sebagian besar menggunakan kembali mesin permainan yang sama untuk menciptakan permainan yang berbeda.
Tipe Game Engine
Game engine biasanya datang dengan berbagai macam jenis dan ditujukan untuk berbagai kemampuan pemrograman. Ada 3 tipe game engine yang ada saat ini, diantaranya :
1. Roll-your-own game engine
Banyak perusahaan game kecil seperti publisher indie biasanya menggunakan engine-nya sendiri. Mereka menggunakan API seperti XNA, DirectX atau OpenGL untuk membuat game engine mereka sendiri. Di sisi lain, mereka kadang menggunakan library komersil atau yang open source. Terkadang mereka juga membuat semuanya mulai dari nol. Biasanya game engine tipe ini lebih disukai karena selain kemungkinan besar diberikan secara gratis, juga memperbolehkan mereka (para developer) lebih fleksibel dalam mengintegrasikan komponen yang diinginkan untuk dibentuk sebagai game engine mereka sendiri. Kelemahannya banyak engine yang dibuat dengan cara semacam ini malah menyerang balik developernya. Tower Games Studio membutuhkan satu tahun penuh untuk menyempurnakan game engine-nya, hanya untuk ditulis ulang semuanya dalam beberapa hari sebelum penggunaannya karena adanya bug kecil yang sangat mengganggu.
2. Mostly-ready game engines
Engine ini biasanya sudah menyediakan semuanya begitu diberikan pada developer/programer. Semuanya termasuk contoh GUI, physiscs, libraries model, texture dan lain-lain. Banyak dari mereka yang sudah benar-benar matang, sehingga dapat langsung digunakan untuk scripting sejak hari pertama. Game engine semacam ini memiliki beberapa batasan, terutama jika dibandingkan dengan game engine sebelumnya yang benar-benar terbuka lebar. Hal ini ditujukan agar tidak terjadi banyak error yang mungkin terjadi setelah sebuah game yang menggunakan engine ini dirilis dan masih memungkinkan game engine-nya tersebut untuk mengoptimalkan kinerja game-nya. Contoh tipe game engine seperti ini adalah Unreal Engine, Source Engine, id Tech Engine dan sebagainya yang sudah sangat optimal dibandingkan jika harus membuat dari awal. Dengan hal ini dapat menyingkat menghemat waktu dan biaya dari para developer game.
3. Point-and-click engines
Engine ini merupakan engine yang sangat dibatasi, tapi dibuat dengan sangat user friendly. Anda bahkan bisa mulai membuat game sendiri menggunakan engine seperti GameMaker, Torque Game Builder dan Unity3D. Dengan sedikit memanfaatkan coding, kamu sudah bisa merilis game point-and-click yang kamu banget. Kekurangannya terletak pada terbatasnya jenis interaksi yang bisa dilakukan dan biasanya hal ini mencakup semuanya, mulai dari grafis hingga tata suara. Tapi bukan berarti game engine jenis ini tidak berguna, bagi developer cerdas dan memiliki kreativitas tinggi, game engine seperti ini bisa dirubah menjadi sebuah game menyenangkan, seperti Flow. Game engine ini memang ditujukan bagi developer yang ingin menyingkat waktu pemrogramman dan merilis game-game mereka secepatnya.
Contoh Game Engine
Banyak sekali game engine yang ada sekarang ini mulai dari yang gratis sampai yang berbayar. Berikut contoh 10 game engine yang bagus berdasarkan banyaknya review yang ada pada situs DevMaster.net tersebut.
- Game engine gratis
1. OGRE
2. Irrlicht
3. Panda3D. Contoh game-nya : Pirates of the Caribbean Online.
4. Crystal Space
5. jME
6. Blender Game Engine
7. Reality Factory
8. The Nebula Device 2
9. RealmForge
10. OpenSceneGraph
- Game engine berbayar
1. C4 Engine
2. Torque Game Engine
3. 3DGameStudio
4. TV3D SDK 6.5
5. Leadwerks Engine 2
6. Unity. Contoh game-nya : Tiger Woods PGA Tour Online.
7. DX Studio
8. NeoAxis Engine
9. Visual3D.NET Game Engine
10. Esenthel Engine
Game engine yang akan saya ambil untuk diperbandingkan adalah C4 Engine (berbayar) dan OGRE (gratis). Berikut perbandingannya.
Perbandingan Game Engine C4 Engine dengan OGRE
Sebelum dibandingkan alangkah lebih baiknya saya berikan gambaran singkat dari kedua game engine tersebut.
• C4 Engine. Telah mendukung banyak sistem operasi. Game engine ini sudah memiliki paket lengkap untuk pembuatan suatu game dengan dilengkapi oleh teknologi musik dan suara 3D, komunikasi jaringan, perangkat input, memori dan manajemen sumber daya, dan masih banyak lagi.
• OGRE. Singkatan dari Object-Oriented Graphics Rendering Engine yang merupakan game engine fleksibel yang berbasis scene ditulis dengan bahasa C++ didesain agar lebih mudah dipakai oleh para developer untuk memproduksi game dan demo yang menggunakan hardware 3D. Library kelas menggambarkan semua rincian dari penggunaan sistem library seperti Direct3D dan OpenGL yang menyediakan sebuah antarmuka berbasis pada objek dunia dan kelas intuitif lainnya.
Selasa, 10 April 2012
Perbandingan tools + software untuk pengembangan game
Game Tools merupakan suatu software aplikasi spesial yang menangani dan memfasilitasi dalam membuat sebuah game baik PC ataupun konsol. Pada game tools terdapat fungsi yang menyertai konversi yang diperlukan dalam pembuatan game (seperti 3D models, texture, level editing, script compilation, dll).
Sebagian besar game tools biasanya hanya bisa mendeveloped satu jenis game saja, tetapi seiring perkembangan zaman sekarang banyak game tools dapat membuat lebih dari satu genre. Setiap game tool memiliki fitur yang berbeda, yang paling menonjol dari sisi grafis. Tidak semua game tools dapat menghasilkan kualitas gambar yang bagus dan tidak semua game tools menggunakan scripting / code base dalam proses pembuatannya.
Tools atau software untuk pengembangan game menurut saya dibagi menjadi 2 tipe yaitu freeware(gratis) dan komersil(berbayar). Contoh tools atau software dari freeware dan komersil bisa lihat dibawah ini :
Sebagian besar game tools biasanya hanya bisa mendeveloped satu jenis game saja, tetapi seiring perkembangan zaman sekarang banyak game tools dapat membuat lebih dari satu genre. Setiap game tool memiliki fitur yang berbeda, yang paling menonjol dari sisi grafis. Tidak semua game tools dapat menghasilkan kualitas gambar yang bagus dan tidak semua game tools menggunakan scripting / code base dalam proses pembuatannya.
Tools atau software untuk pengembangan game menurut saya dibagi menjadi 2 tipe yaitu freeware(gratis) dan komersil(berbayar). Contoh tools atau software dari freeware dan komersil bisa lihat dibawah ini :
- Freeware
- Blender
- OGRE
- jMonkeyEngine
2. Komersil
- 3D Game Studio
- 3D Game Maker
- Jamagic
- Blitz 3D
Berikut adalah kelebihan dan kekurangan dari freeware dan komersil tersebut :
1. Freeware
Kelebihan
-. Tidak perlu mengeluarkan biaya
Kekurangan
-. Plugin yang disediakan sangat kurang atau tidak memadai
2. Komersil
Kelebihan
-. Plugin dan tools yang disediakan software lengkap
Kekurangan
-. Berbayar jadi sangat merogoh kocek sendiri apalagi bagi para mahasiswa
Berikut beberapa Game tools / software yang saya ketahui beserta harganya (bukan maksud mau jualan hanya ingin memberikan informasi ^_^) :
1. 3D Game Maker ($34.99) – http://t3dgm.thegamecreators.com/
2. 3D Game Studio ($49.99) – http://www.3dgamestudio.com/
3. Jamagic ($100) – http://www.clickteam.com/
4. Blitz 3D ($100) – http://www.blitzbasic.com/
5. Dark Basic Pro ($39.99) – http://darkbasic.thegamecreators.com/
6. Game Maker ($20), untuk versi lite (Freeware) – http://www.yoyogames.com/gamemaker
7. Play Basic ($34.95) – http://playbasic.thegamecreators.com/
8. FPS Creator ($49.99) – http://www.fpscreator.com/
9. Wintermute Engine (Shareware) - http://dead-code.org/home/
10. Torque Series
11. RPG Maker Series
Jenis-jenis game + opportunity untuk menunjang creative industry
Jenis-jenis Game :
Peluang untuk menunjang industri kreatif
Dalam industri Game
Pemanfaatan Game tidak bisa dihindarkan dalam era teknologi informasi, waktu luang banyak digunakan untuk bermain game, apakah itu game yang bersifat online ataupun offline. Kemampuan para programmer dapat digabungkan dalam satu wadah yang akan mampu menciptakan permainan-permainan dalam tingkat yang lebih tinggi, bahkan pada tingkat kemampuan menarik minat para gamers untuk lebih banyak menggunakan logika dan kecepatan. terutama mampu menciptakan permainan yang bersaing di tingkat internasional.
Dengan melihat peluang industri kreatif di atas, maka sudah selayaknyalah Teknologi informasi dikembangkan sebagai salah satu Wadah yang mampu mengembangkan sumber daya manusia yang aktif, kreatif dan memiliki potensi luar biasa.
Dengan memberdayakan industri kreatif dan mengambangkan sumberdaya manusia yang kreatif akan turut memajukan nama, martabat dan perekonomian bangsa. Kecintaan akan industri kreatifitas bangsa dan turut serta pemerintah dalam memajukan industri kreatifitas ini akan memberi peluang besar bagi pengembangan kreatifitas anak bangsa, yang mampu menyerap tenaga kerja di berbagai bidang, dan menurunkan jumlah pengangguran.
Pendidikan di bidang teknologi yang mengacu pada pengembangan potensi tersebut juga akan menghasilkan sumberdaya kreatif dalam menghidupkan industri kreatif. Mari Berdayakan Industri kreatif karya anak bangsa demi memajukan indonesia dan memberi citra baru sebagai negara yang kreatif, aktif dan mampu bersaing di segala bidang.
RPG (Role Playing Game)
RPG adalah salah satu game yg didalamnya mengandung unsur experience atau leveling dalam gameplay nya. Biasanya dalam game ini kita memiliki kebebasan untuk menjelajah dunia game tersebut, dan kadang kala dalam beberapa game, kita dapat menentukan ending dari game tersebut
RPG terbagi 2 : Action RPG & Turn Based RPG (Menunggu giliran kita untuk berjalan seperti Monopoly)
RPG Action
Mass Effect
Click this bar to view the original image of 640x480px.
Turn Based RPG
The Last Remnant
Click this bar to view the original image of 640x360px.
FPS (First Person Shooting)
FPS adalah game yg tembak menembak yg memiliki ciri utamanya adalah penggunaan sudut pandang orang pertama yg membuat kita dibelakang senjata
Third Person Shooter
TPS adalah game yg mirip dengan FPS yaitu memiliki gameplay tembak
menembak hanya saja sudut pandang yg digunakan dalam game ini
adalah orang ketiga.
Strategy
STRATEGY adalah genre game yg memiliki gameplay untuk mengatur
suatu unit atau pasukan untuk menyerang markas musuh dalam rangka
memenangkan permainan. biasanya di dalam game Strategy, kita dituntut
untuk mencari gold untuk membiayai pasukan kita.
Games Strategy dibagi 2 :
Real Time Strategy (RTS)
pada game ini, kita dapat mengendalikan pasukan secara langsung, dari mencari sumber daya, hingga menghancurkan musuh. Semua pertempuran ini dapat kita saksikan secara langsung.
Warcraft 3
Click this bar to view the original image of 640x480px.
Turn Based Strategy (TBS)
sistem nya seperti Turn Based RPG, tetapi disini selain mengendalikan character utama, kita mengendalikan pasukan dan kota kita untuk memenangkan pertarungan. biasanya kita memainkan game nya di atas peta.
Civilization
Click this bar to view the original image of 640x480px.
Jenis" Games yang lain :
Simulation
Adalah genre yang mementingkan realisme. Segala faktor pada game ini
sangat diperhatikan agar semirip didunia nyata. Segala nilai, material,
referensi, dan faktor lainnya adalah berdasarkan dunia nyata. Cara
memainkannya juga berbeda, karena biasanya kontrol yang dimiliki cukup
rumit. Genre simulasi meliputi game racing, flight, sampai militer
Tycoon
Tycoon adalah game yg menjadikan kita sebagai seorang bussinesman
yang akan mengembangkan sesuatu Property untuk dikembangkan hingga
laku di pasaran
Racing
Racing Game adalah game sejenis racing yg memungkinkan kita untuk
mengendalikan sebuah kendaraan untuk memenangkan sebuah balapan.
Action Adventure
Action Adventure adalah game berupa petualangan salah seorang
karakter yg penuh dengan penuh aksi yg akan terus ada hingga game
tersebut tamat. (Biasanya Action dimasukan kategori RPG)
Arcade
Arcade game adalah genre game yang tidak terfokus pada cerita, melainkan hanya dimainkan "just for fun" atau untuk kejar-mengejar point / highscore
Fighting Game
Fighting adalah genre game bertarung. Seperti dalam arcade, pemain dapat mengeluarkan jurus-jurus ampuh dalam pertarungannya. Genre fighting biasanya one on one dalam sebuah arena yang sempit
Sports
Adalah genre bertema permainan olahraga. Sistem permainan akan
berbeda-beda tergantung jenis olahraga yang menjadi tema game tersebut
Peluang untuk menunjang industri kreatif
Dalam industri Game
Pemanfaatan Game tidak bisa dihindarkan dalam era teknologi informasi, waktu luang banyak digunakan untuk bermain game, apakah itu game yang bersifat online ataupun offline. Kemampuan para programmer dapat digabungkan dalam satu wadah yang akan mampu menciptakan permainan-permainan dalam tingkat yang lebih tinggi, bahkan pada tingkat kemampuan menarik minat para gamers untuk lebih banyak menggunakan logika dan kecepatan. terutama mampu menciptakan permainan yang bersaing di tingkat internasional.
Dengan melihat peluang industri kreatif di atas, maka sudah selayaknyalah Teknologi informasi dikembangkan sebagai salah satu Wadah yang mampu mengembangkan sumber daya manusia yang aktif, kreatif dan memiliki potensi luar biasa.
Dengan memberdayakan industri kreatif dan mengambangkan sumberdaya manusia yang kreatif akan turut memajukan nama, martabat dan perekonomian bangsa. Kecintaan akan industri kreatifitas bangsa dan turut serta pemerintah dalam memajukan industri kreatifitas ini akan memberi peluang besar bagi pengembangan kreatifitas anak bangsa, yang mampu menyerap tenaga kerja di berbagai bidang, dan menurunkan jumlah pengangguran.
Pendidikan di bidang teknologi yang mengacu pada pengembangan potensi tersebut juga akan menghasilkan sumberdaya kreatif dalam menghidupkan industri kreatif. Mari Berdayakan Industri kreatif karya anak bangsa demi memajukan indonesia dan memberi citra baru sebagai negara yang kreatif, aktif dan mampu bersaing di segala bidang.
Rabu, 18 Januari 2012
Desain Pemodelan Grafik
iga titik saja. Dibandingkan dengan kurva polygon yang membutuhkan banyak titik (verteks) metode ini lebih memudahkan untuk dikontrol. Satu titik CV (Control verteks) dapat mengendalikan satu area untuk proses tekstur.

Pemodelan Geometris yang lebih rumit :


Hardware Display Grafik : Raster
Desain permodelan grafik sangat berkaitan dengan grafik komputer. Berikut adalah kegiatan yang berkaitan dengan grafik komputer:
- Pemodelan geometris : menciptakan model matematika dari objek-objek 2D dan 3D.
- Rendering : memproduksi citra yang lebih solid dari model yang telah dibentuk.
- Animasi : Menetapkan/menampilkan kembali tingkah laku/behaviour objek bergantung waktu.
- Graphics Library/package (contoh : OpenGL) adalah perantara aplikasi dan display hardware(Graphics System).
- Application program memetakan objek aplikasi ke tampilan/citra dengan memanggil graphics library.
- Hasil dari interaksi user menghasilkan/modifikasi citra.
- Citra merupakan hasil akhir dari sintesa, disain, manufaktur, visualisasi dll.
Kerangka Grafik Komputer
Pemodelan Geometris
Transformasi dari suatu konsep (atau suatu benda nyata) ke suatu model geometris yang bisa ditampilkan pada suatu komputer :
- Shape/bentuk
- Posisi
- Orientasi (cara pandang)
- Surface Properties/Ciri-ciri Permukaan (warna, tekstur)
- Volumetric Properties/Ciri-ciri volumetric (ketebalan/pejal, penyebaran cahaya)
- Lights/cahaya (tingkat terang, jenis warna)
- Dan lain-lain …
Pemodelan Geometris yang lebih rumit :
- Jala-jala segi banyak: suatu koleksi yang besar dari segi bersudut banyak, dihubungkan satu sama lain.
- Bentuk permukaan bebas: menggunakan fungsi polynomial tingkat rendah.
- CSG: membangun suatu bentuk dengan menerapkan operasi boolean pada bentuk yang primitif.
Elemen-elemen Pembentuk Grafik Geometri
Pemrosesan Citra untuk Ditampilkan di Layar
Hardware Display Grafik : Vektor
- Vetor (calligraphic, stroke, random-scan)
- Arsitektur Vektor
Hardware Display Grafik : Raster
- Raster (TV, bitmap, pixmap), digunakan dalam layar dan laser printer
- Arsitektur Raster
Membuat Modelling Karakter Untuk Animasi Berkaki Dua
Dalam membuat awal dari suatu animasi biasanya dibuat gerakan dasar pembentuk animasi, kali ini dibuat objek Patamon sedang menggerakan sayap dan kakinya, caranya sebagai berikut :
- Untuk membuat suatu animasi bisa menggunakan tombol Auto Key (secara otomatis keyframe akan terbentu seiring perubahan yang terjadi pada objek) atau Set Key (secara manual menentukan keyframe objek). Dalam pembuatan animasi kali ini difokuskan pada objek kaki dan sayap yang akan dibuat gerak.
- Untuk gerakan pada Kaki keyframe akan dibuat setiap 10 frame dimana isi dari setiap frame tersebut gerakan kaki maju mundur dari objek kaki karakter. Caranya sebagai berikut : Aktifkan Auto Key dimulai pada frame 0, kemudian geser frame ke 10 saat itu juga select semua objek lalu move objek ke kanan sejauh 2 blok kemudian select objek kaki bagian samping kanan, pilih rotate dan lakukan rotasi sejauh 30 derajat ke arah kanan dari titik awal objek kaki pada frame 0. Select objek kaki bagian samping kiri, pilih tool rotate dan lakukan rotasi sejauh 30 derajat kearah kiri dari titik awal objek kaki pada frame 0. Lakukan hal diatas secara sebaliknya pada objek kaki pada frame 20, 40, 60, 80, dan 100 setelahnya misalkan pada objek kaki bagian samping kanan, lakukan rotasi sejah 30 derajat kearah kiri dari titik awal objek kaki pada frame 0. Dan lakukan hal yang sama pada frame ke 30, 50, 70, 90 seperti perubahan yang terjadi pada frame 10. lihat gambar dibawah ini.
- Untuk gerakan pada objek sayap keyframe akan dibuat setiap 10 frame dimana isi dari setiap frame tersebut gerakan sayap atas bawah dari objek sayap karakter. Caranya sebagai berikut : Aktifkan Auto Key dimulai pada frame 0, kemudian geser frame ke 10 saat itu juga select semua objek lalu move objek ke kanan sejauh 2 blok kemudian select objek kedua sayap lalu pilih tool rotate lalu rotate objek tersebut sejauh 80 derajat kearah bawah dengan arah sesuai posisi letak objek. Lakukan hal diatas secara sebaliknya pada objek sayap pada frame 20, 40, 60, 80, dan 100 misalkan pada objek sayap, lakukan rotasi sejah 80 derajat kearah atas. Dan lakukan hal yang sama pada frame ke 30, 50, 70, 90 seperti perubahan yang terjadi pada frame 10. Buat agar objek bergerak mirip dengan kepakan sayap kalelawar yang sedang terbang. Untuk hasilnya lihat gambar dibawah ini.
- Buat objek Kamera, atur posisi kamera tepat di depan objek dengan jarak beberapa centi, buat objek seolah-oleh menghampiri kamera dan pada frame ke 60 ambil sudut kamera focus pada objek bagian atas lalu kembali lagi ke depan objek.
- Untuk menyimpan File ini klik tombol Render Setup – Time Output –Active Time Output – Save In – simpan dengan nama file yang diinginkan beserta format output yang diinginkan misalnya : Patamon.Avi. Lalu Pilih Render.
- Untuk hasil dari pembuatan animasi diatas dapat dilihat lewat file video yang dapat dilihat lewat link dibawah ini : http://www.youtube.com/watch?v=TU61zLuJu8g
b. Pembuatan Animasi Interaksi Lingkungan dengan Karakter
Dalam pembuatan animasi ini, diperlukan komponen-komponen pembentuk lingkungan yang akan berinteraksi dengan objek. Komponen atau objek yang diperlukan diantaranya : Permukaan Tanah, Tiang / menara, meteor, serta efek ledakan didalamnya. Penjelasan dari masing-masing objek akan dibahas satu per satu, perhatikan step-step berikut ini :
- Permukaan Tanah, Pilih Geometry – Standart Primitive- Box dengan parameter sebagai berikut Length = 4028.308 Width = 5974.873 Height = -621.819 dan Length Segs = 10. setelah itu select object lalu klik kanan pada objek pilh Convert to editable Poly-Select Vertex. Buat permukaan atas objek sepeti bukit dengan menggunakan tool Move yang digunakan pada beberapa Vertex Objek. Animasi yang terdapat pada objek ini berupa penurunan permukaan tanah seolah-olah efek dari ledakan pada objek meteor. Cara pembuatan penurunan objek tersebut sama dengan pembuatan bukit pada permukaan objek, bedanya pada pembuaatan bukit vertex objek ditarik keatas dengan tool Move, sedangakan pada penurunan Objek vertex ditarik kebawah, dan banyaknya vertex yang di select tergantung kira-kira ukuran dari efek ledakan tersebut. Animasi dimulai pada frame ke 50 saat objek meteor mulai jatuh. Banyaknya vertex yang di pilih pada objek beserta modifiernya semakin meningkat seiirng dengan meningkatnya frame.
- Objek Meteor, Pilih Geometry – Standart Primitive- Geosphere dengan parameter Radius 120, Segments = 4. lalu klik kanan pada objek pilih Convert to editable Poly – Select Shape, select segments objek secara acak dengan jarak yang cukup teratur, lakukan ini secara 2 kali tapi dengan modifier yang berbeda, yang pertama beri efek bevel dengan parameter Height = 10, dan satu lagi beri efek Bevel dengan Height = -10. beri warna material Hitam keabu-abuan jenis V-ray light material. Animasi pada objek ini seolah-olah objek terjatuh dari langit seperti meteor yang jatuh ke Bumi dengan menimbulkan efek yang sama. Perubahan Keyframe setiap 10 Frame dengan arah menurun.
- Tiang, Pilih Geometry – Standart Primitive- Cylinder dengan parameter Radius = 86 dan Height = -355. Salin objek ini menjadi 11 buah dengan tipe Copy. Letakan secara random diatas permukaan objek tanah. Animasi yang terdapat pada objek ini seolah-olah objek hampir dibuat hancur oleh efek meteor yang jatuh. Efek yang digunakan adalah efek Noise, caranya : pilih objek tiang yang akan dibuat Noise (ket : Objek yang diberi efek akan bertambah sejalan dengan jangkauan dari objek ledakan) lalu atur parameternya Seed = 5, Scale = 100, strength X = -35, Y = -30, Z = 25.
- Efek Ledakan, Pilih Geometry – Standart Primitive- Spere dengan parameter Radius = 100, Segmets 32 (pada frame ke 51 dan Radius = 0 pada farme 0)Selain efek ledakan pada objek ini terdapat pula pengaturan parameter objek tiap frame yaitu pada frame ke 60 Radius = 500, frame ke 65 Radius = 1000 dan pada frame ke 90 Radius = 0. untuk menambah efek ledakan digunakan Geometry – Compound Object – Parray (Buat disekitar objek Sphere ledakan dengan Display Icon = 4460) – Pick Object – Pilih Objek Sphere Ledakan. Lalu atur parameternya sbb : Pada Particel Generation – Speed = 30, Emit Start = 65, Emit Stop = 90, Life = 90, Display Until = 90, Partikel Type = Object Fragments. Beri warna Material jenis V-ray lghtmtrl warna hitam pekat.
- Untuk interaksi karakter patamon, gerakannya atau pengaturan animasinya hampir mirip seperti pembuata gerakan dasar animasi pada postingan sebelumnya, kemudian tambahkan kemera yang berjenis free dan mengaruh pada objek Patamon.
- Untuk menyimpan File ini klik tombol Render Setup – Time Output –Active Time Output – Save In – simpan dengan nama file yang diinginkan beserta format output yang diinginkan misalnya : Patamon.Avi. Lalu Pilih Render.
Sabtu, 14 Januari 2012
Cara Konversi Bitmap Dan Vektor
Pengertian dari Bitmap merupakan pemetaan bit yang terdiri atas titik – titik yang membentuk baris dan kolom. Citra yang terbentuk terdiri atas titik dan pixel. Pada citra raster, citra terdiri atas barisan pixel dan bukan vektor yang memiliki koordinat. Satu titik direpresentasikan oleh satu atau lebih bit data. Makin banyak bit yang digunakan untuk mempresentasikan satu titik, makin banyak warna dan bayangan abu-abu yang bisa digambarkan. Disingkat dengan BMP. Suatu format file atau ekstensinya untuk format file grafis bit mapped windows yang menyimpan citra sebagai grid titik-titik atau pixel. Dalam windows atau DOS suatu file bitmap akan diberi nama seperti : image01.bmp, dimana dibelakang titik (.) ada ekstensi bmp. File dengan nama seperti ini menunjukkan file jenis bitmap.
Sedangkan pengertian dari vector Suatu format gambar yang disusun berdasarkan vektor dengan tujuan meminimalisasi penggunaan tempat penyimpanan data. Informasi yang digunakan diantaranya adalah posisi titik awal, titik akhir dan arahnya yang dihitung berdasarkan metode matematika (Bezier, Spline, NURBS, dll) sehingga dapat diperbesar dan diperkecil tanpa merusak kualitasnya.
Cara mengkonversikan gambar bitmap ke vektor adalah dengan cara ‘Tracing’ sebaliknya, cara mengkonversikan gambar vektor ke bitmap adalah dengan cara ‘Rusting’. Cara-cara ini dapat dimengerti hanya dengan menerjemahkan kalimat tersebut, pada ‘Tracing’ artinya adalah menelusuri dan pada ‘Rusting’ artinya adalah berkarat atau dalam arti di kikis.
Maka kita akan tahu cara apa yang akan dilakukan pada tracing maupun rusting. Tracing dengan cara manual dapat dilakukan dengan memakai program untuk edit gambar seperti coreldraw, GIMP dan inkspace (masih banyak lagi yang mungkin saya tidak mengetahuinya), pada saat memakai program tersebut jangan memakai konversi yang sudah diberikan pada program. Garis ulang dengan menggunakan tools “pen” or etc tergantung program, kalau di GIMP, nanti hasil seleksi di pilih “trace”.
Kamis, 29 Desember 2011
Hubungan IPTEK Bagi Manusia
Seperti yang kita ketahui,teknologi kini telah merembes dalam kehidupan kebanyakan manusia bahkan dari kalangan atas hingga menengah kebawah sekalipun.Dimana upaya tersebut merupakan cara atau jalan di dalam mewujudkan kesejahteraan dan peningkatan harkat martabat manusia.
Dampak Perkembangan IPTEK di indonesia
Dengan memperhatikan perkembangan dan kemajuan zaman dengan sendirinya pemanfaatan dan penguasaan IPTEK mutlak diperlukan untuk mencapai kesejahteraan bangsa. Visi dan misi IPTEK dirumuskan sebagai panduan untuk mengoptimalkan setiap sumber daya IPTEK yang dimiliki oleh bangsa Indonesia, Undang-Undang No. 18 Tahun 2002 tentang Sistem Nasional Penelitian, Pengembangan dan Penerapan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi yang telah diberlakukan sejak 29 Juli 2002, merupakan penjabaran dari visi dan misi IPTEK sebagaimana termaksud dalam UUD 1945 Amandemen pasal 31 ayat 5, agar dapat dilaksanakan oleh pemerintah besrta seluruh rakyat dengan sebaik-baiknya. Selain itu pula perkembangan IPTEK di berbagai bidangdi tengah perkembangan zaman yang semakin pesat semestinya dapat meningkatkan kualitas SDM di tengah bermunculannya dampak negative dari adanya perkembangan IPTEK, sehingga diperlukan pemikiran yang serius dan mantap dalam menghadapi permasalahan dalam penemuan-penemuan baru tersebut.
Atas dasar kreatifitas akalnya, manusia mengembangkan IPTEK dalam rangka untuk mengolah SDA yang diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa.Dimana dalam pengembangan IPTEK harus didasarkan terhadap moral dan kemanusiaan yang adil dan beradab,agar semua masyarakat mengecam IPTEK secara merata.Begitu juga diharapkan SDM nya bisa lebih baik lagi,apalagi banyak kemudahan yang kita dapatkan.Namun,berbanding terbalik dengan realita yang ada karena semakin canggih perkembangan teknologi,telah membuat masyarakat menjadi malas yang disebabkan oleh kemudahan-kemudahan yang ada tersebut.Ambil saja salah satu contoh perkembangan IPTEK dibidang telekomunikasi dimana zaman dahulu handphone itu sangat langka karena harganya yang mahal berbeda dengan sekarang harga handphone sudah sangat murah dan menjangkau lapisan menengah ke bawah.
Disatu sisi telah terjadi perkembangan yang sangat baik sekali di aspek telekomunikasi,namun pelaksanaan pembangunan IPTEK masih belum merata. Masih banyak masyarakat kurang mampu yang putus harapannya untuk mendapatkan pengetahuan dan teknologi tersebut.Hal itu dikarenakan tingginya biaya pendidikan yang harus mereka tanggung.Maka dari itu,pemerintah perlu menyikapi dan menanggapi masalah-masalah tersebut, agar peranan IPTEK dapat bertujuan untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia yang ada.Dampak Perkembangan IPTEK di indonesia
1. Perkembangan Iptek disamping bermanfaat untuk kemajuan hidup Indonesia juga memberikan dampak negatif. Hal yang perlu diperhatikan dalam penerapan IPTEK untuk menekan dampaknya seminimal mungkin, antara lain :
1). Menjaga keserasian dan keseimbangan dengan lingkungan setempat.
2). Teknilogi yang akan diterapkan hendaknya betul-betul dapat mencegah timbulnya permasalahan di tempat itu.
3). Memanfaatkan seoptimal mungkin segala sumber daya alam dan sumber daya manusia yang ada.
2. Dampaknya dalam :
a. Penyediaan Pangan
Perkembangan IPTEK dalam bidang pangan dimungkinkan karena adanya pendidikan, penelitian dan pengembangan di bidang pertanian terutama dalam peningkatan produktivitas melalui penerapan varitas unggul, pemupukan, pemberantasan hama dan penyakit, pola tanaman dan pengairan. Namun di sisi lain perkembangan tersebut berdampak fatal, misalkan saja penggunaan pestisida dalam pemberantasan hama ternyata dapat menyebabkan penyakit dalam tubuh manusia.
b. Penyediaan Sandang
· Pada awalnya bahan sandang dihasilkan dari serat alam seperti kapas, sutra, woll dan lain-lain
· Perkembangan teknologi matrial polimer menghasilkan berbagai serat sintetis sebagai bahan sandang seperti rayon, polyester, nilon, dakron, tetoron dan sebagainya
· Kulit sintetik juga dapat dibuat dari polimer termoplastik sebagai bahan sepatu, tas dan lain-lain
· Teknologi pewarnaan juga berkembang seperti penggunaan zat azo dan sebagainya.
c. Penyediaan Papan
· Teknologi papan bersangkut paut dengan penyediaan lahan dan bidang perencanaan seperti city planning, kota satelit, kawasan pemukiman dan sebagainya yang berkaitan dengan perkembangan penduduk
· Awalnya bahan pokok untuk papan adalah kayu selanjutnya dikembangkan teknologi matrial untuk mengatasi kekurangan kayu
· Untuk mengatasi kekurangan akan lahan dikembangkan teknologi gedung bertingkat, pembentukan pulau-pulau baru, bahkan tidak menutup kemungkinan pemukiman ruang angkasa.
d. Peningkatan Kesehatan
· Perkembangan Imu Kedeokteran seperti : ilmu badah dan lain-lain
· Penemuan alat-alat kedokteran seperti : stetoskup, USG, dan lain-lain
· Penemuan obat-obatan seperti anti biotik, vaksin dan lain-lain
· Penemuan radio aktif untuk mendeteksi penyakit secara tepat seperti tumor dan lain-lain
· Penelitian tentang kuman-kuman penyakit dan lain-lain.
e. Penyediaan Energi
· Kebutuhan akan energi
· Sumber-sumber energi
· Sumber energi konvensional tak dapat diperbaharui
· Sumber energi pengganti yang tak habis pakai
· Konversi energi dari satu bentuk kebentuk yang lain.
Dengan memperhatikan perkembangan dan kemajuan zaman dengan sendirinya pemanfaatan dan penguasaan IPTEK mutlak diperlukan untuk mencapai kesejahteraan bangsa. Visi dan misi IPTEK dirumuskan sebagai panduan untuk mengoptimalkan setiap sumber daya IPTEK yang dimiliki oleh bangsa Indonesia, Undang-Undang No. 18 Tahun 2002 tentang Sistem Nasional Penelitian, Pengembangan dan Penerapan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi yang telah diberlakukan sejak 29 Juli 2002, merupakan penjabaran dari visi dan misi IPTEK sebagaimana termaksud dalam UUD 1945 Amandemen pasal 31 ayat 5, agar dapat dilaksanakan oleh pemerintah besrta seluruh rakyat dengan sebaik-baiknya. Selain itu pula perkembangan IPTEK di berbagai bidangdi tengah perkembangan zaman yang semakin pesat semestinya dapat meningkatkan kualitas SDM di tengah bermunculannya dampak negative dari adanya perkembangan IPTEK, sehingga diperlukan pemikiran yang serius dan mantap dalam menghadapi permasalahan dalam penemuan-penemuan baru tersebut.
Langganan:
Postingan (Atom)