Rabu, 18 Mei 2011

PENGENALAN JAVA


Pada tahun 1991 sekelompok insinyur SUN yang dipimpin Patrick Naughton dan James Gosling ingin merancang bahasa komputer untuk perangkat consumer seperti cable Tv box. Karena perangkat itu tidak mempunyai banyak memori, bahasa harus berukuran kecil dan menghasilkan kode yang liat, maka bahasa harus bebas dari arsitektur manapun. Proyek ini diberi nama Project “Green”. Pada tahun 1992 Project tersebut menghasilkan produk bernama “*7”, tetapi hasilnya kurang sukses. Pada tahun 1993-mid1994 Project baru yang bernama “First Person Inc”, Patrick Naughton mencoba memasarkan *7 (300.000 air mail) tetapi hasilnya adalah gagal. Tahun 1994 munculnya Internet growing bigger. The key – web browser take hypertext to translate to screen. Kebanyakn browser adalah Mosaic (ditulis Marc Anderson). Tahun 1994 Patrick Naughton dan Jonathan Payne merancang THE REAL BROWSER (architectur neutral, real-time,relaible and secure) disebut HOtJava, ditulis dalam java. Tahun 1995 The breakthrough for widespread use of java, when Netscape (ditulis oleh Jim Clark) membuat browsernya JAVA ENABLE. Dan pada tahun 1996 bulan Januariuntuk pertama kalinya Netscape ver 2.0 menggunakan java 1.0
Keunggulan Java
1. Sederhana dan ampuh :Mudah dipelajari jika telah mengenal konsep OOP, terbuka dan mudah dikembangkan
2. Aman : DIbuat dengan pertimbangan penuh keamanan diinternet
3. Full OOP : Hanya program java yang benar-benar OOP. Kebnyakan bahasa program lain memiliki heararchi datan yang kaku. Bahkan OOP adalah fasilitas dan pilihan saja
4. Kokoh : Kekokohan terkait dengan beberapa kelemahan program lain seperti Pascal atau  C++ dengan pointer, pengaturan memori dengan konsep garbage collection.
5. Interaktif : Dirancang untuk kebutuhan pemrograman jaringan yang interaktif
6. Netral arsitektur : Mengatasi portabilitas program anatar sistem operasi (Mac, PC, UNIX) dengan konsep java-code byte dan Java Virtual Machine
Tipe Data
Tipe data mendefinisikan metode penyimpanan untuk mereperesentasikan informasi dan cara informasi diinterprentasikan. Tipe data berkaitan erat dengan penyimpanan variabel di memori karena tipe data variabel menentukan cara kompilator menginterpretasikan isi memori. Tipe data dalam Java dibagi 2 kategori yaitu:
1. Sederhana, Tipe data sederhana merupakan tipe inti. Tipe sederhana ini tidak diturunkan dari tipe lain. Tipe ini sering disebut juga dengan tipe primitive. Terdapat 8 tipe-tipe sederhana dan dipisahkan dalam 4 kelompok yaitu:
a. Empat tipe adalah untuk bilangan bulat (integer) bertanda yaitu : byte,short, int, dan long.
  • Byte adalah tipe 8-bit bertanda. Sebaiknya digunakan jika kita menangani aliran-aliran byte asing dari network atau file. Variabel byte dideklarasikan dengan kata kunci byte. Contohnya, dibawah ini adalah deklarasi 2 variabel byte yang diberi nama b dan c. Variabel c dinisialisasi dengan nilai 0×55. byte b; byte c = 0×55;
  • Short adalah tipe 16-bit bertanda. Tipe ini mungkin merupakan tipe yang paling jarang digunakan karena bersifat big-endian (pengurutan byte), format data bitatas di depan, sehingga tidak mungkin diolah pada mesin-mesin little-endian seperti PC (Personal Computer). Saat ini, komputer 16-bit umum digunakan dalam industri video-game, dalam hal ini kita tidak banyak berurusan dengan besaran-besaran variabel short. Berikut beberapa contoh deklarasi variabel short: short s; short t = 0x55aa;
  • Integer adalah tipe yang paling banyak digunakan pada program. Program Java terdapat 5 integer, yaitu: Tipe Ukuran Range, byte 8 bit -128 s/d 127, short 16 bit -32768 s/d 32767, int 32 bit -2147483648 s/d 2147483647, long 64 bit -9223372036854775808 s/d 9223372036854775807.
  • Long adalah tipe 64-bit bertanda. Ada beberapa kasus dimana int tidak cukup besar untuk menampung nilai yang diinginkan. Ketika menghitung pernyataan integer dengan bilangan yang cukup besar, operasi perkalian dapat menghasilkan bilangan ribuan triliyun. Dalam kasus seperti ini, kita membutuhkan tipe long.
b. Dua untuk tipe angka titik mengambang (floating point) atau bilangan pecahan: float dan double.
c. Satu untuk tipe karakter yaitu char, mewakili simbol pada himpunan karakter seperti tulisan dan angka.
d. Satu untuk tipe Boolean, merupakan tipe khusus untuk menunjukkan besaran logika (nilai-nilai logika).
2. Komposit, Tipe data komposit disusun dari tipe data sederhana atau tipe komposit lain yang telah ada. Tipe ini antara lain: string, array, class, dan interface.
Array
Array adalah kelompok variabel dengan tipe sejenis dan dinyatakan dengan nama yang sama. Dengan kata lain, array merupakan tipe khusus yang menyatukan sekelompok variabel dengan tipe yang sama. Array di Java dideklarasikan dengan kurung siku: […].Sintaks umum deklarasi array:
type var-name[];
Jika kita ingin mendeklarasikan array 12 buah integer, kita menciptakan tipe baru, yaitu “array of int”. Contoh berikut ini menunjukkan deklarasi variabel month_days dengan tipe “array of int”:
int month_days [];
Struktur Program Java
Secara prinsip program java dapat dibedakan menjadi 2, yaitu aplikasi dan applet :
1.  Aplikasi : Adalah program java yang dapat berdiri sendiri, dikompile dan dieksekusi secara mandiri Ciri utama suatu program java adalah aplikasi adalah didalamnya ada definisi metod main dengan syntax :
public static void main (String [] arg)
2.  Applet : Program java yang dicompile menjadi file class (kode byte) dan eksekusinya di-INSERT-kan dalam file HTML yang selanjutnya dieksekusi dengan suatu browser tertentu. Applet juga dapat dieksekusi menggunakan program appletviewer dalam JDK.

Nama File            : nilaiku.java
Nama Program        : JAVA
Input / Deklarasi   :

//nama file:nilaiku
import java.io.*;
class nilaiku
{
public static void main(String[] args) throws IOException {
DataInputStream dis = new DataInputStream (System.in);
BufferedReader b = new BufferedReader (new InputStreamReader(System.in));
System.out.println(“*—————————* “);
System.out.println(“        DAFTAR NILAI       “);
System.out.println(“*—————————* “);
System.out.print(“  Nama\t\t: “);
String nama = dis.readLine();
System.out.print(“  Kelas\t\t: “);
String kelas = dis.readLine();
System.out.print(“  NPM\t\t: “);
String npm = dis.readLine();
System.out.print(“  Nilai UTS\t: “);
Float uts = Float.parseFloat(b.readLine());
System.out.print(“  Nilai UAS\t: “);
Float uas = Float.parseFloat(b.readLine());
System.out.println(“  Total\t\t:”  + (uts*70/100) + (uas*30/100));
System.out.print(“*—————————* “);              }
}
Logika Program
Pertemuan diminggu pertama membahas perkenalan java, dimana sudah dijelaskan sejarah tentang java, tipe-tipe data pada java, dll pada rangkuman diatas, maka akan dijelaskan logika program dari program java nilaiku.java.
//nama file:nilaiku
import java.io.*;
class nilaiku{
public static void main(String[] args) throws IOException {
program java dengan nama class nilaiku dimana class tersebut diusahakan sama dengan nama file Java. Tanda double backslash menandakan bahwa kalimat yang berada pada baris yang sama tersebut dalam kalimat komentar. import java.io merupakan Fungsi input Java yang terjadi pada tingkat aliran data yaitu untuk memasukkan sebuah data integer, string, atau float dengan keyboard harus dibuat rutin berdasarkan metode atau subkelas InputStream Java, yang merupakan bagian pustaka java.io. public static void main (),Fungsi dari main() adalah dijadikan sebagai awal pengeksekusian aplikasi Java, kode (code) yang terdapat pada metode inilah yang akan dieksekusi pertama kali. public berarti metode ini dapat dipanggil dari luar class, static menunjukkan metode ini bersifat sama untuk semua class, void berarti metode ini tidak mengembalikan nilai. Argument args [] adalah array objek string argument baris-baris perintah yang dilewatkan ke kelas yang di eksekusi. throws IOException merupakan mekanisme khusus untuk menangani pengecualian program untuk mendeklarasikan metode main() yang termasuk dalam menggunakan kelas dalam pustaka java.io yang inputannya menggunakan input dengan keyboard.
System.out.println(“*————————–* “);
System.out.println(“        DAFTAR NILAI       “);
System.out.println(“*————————–* “);
Program akan mencetak sesuai dengan isi yang ada dalam tanda petik dengan statement System.out.println yang berarti program tersebut akan dicetak pada baris yang baru.
System.out.print(“  Nama\t\t: “);
String nama = dis.readLine();
System.out.print(“  Kelas\t\t: “);
String kelas = dis.readLine();
System.out.print(“  NPM\t\t: “);
String npm = dis.readLine();
Memberikan output sebuah String pada layar yang menanyakan nama user dengan ketentuan tabulation sebanyak 2x lalu mendeklarasikan nama, kelas dan npm terlebih dahulu sebuah variabel untuk melakukan inputan, pada program diatas adalah variabel dis.readLine().
System.out.print(“  Nilai UTS\t: “);
Float uts = Float.parseFloat(b.readLine());
System.out.print(“  Nilai UAS\t: “);
Float uas = Float.parseFloat(b.readLine());
System.out.println(“  Total\t\t:”  + (uts*70/100) + (uas*30/100));
System.out.print(“*—————————* “);
Memberikan output sebuah String pada layar yang menanyakan nilai uts dan nilai uas dengan mengkonversi string menjadi float pada statement Float uts= Float.parseFloat(b.readLine()) sama juga untuk melakukan inputan pada nilai uas. Selanjutnya akan mencetak total dengan ketentuan 70% dari nilai uts dan 30% dari nilai uas. Lalu statement terakhir akan mencetak baris seperti dalam tanda didalam string tersebut.
Output Program

Tidak ada komentar:

Posting Komentar